<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PCLinux3D OS &#187; Linux</title>
	<atom:link href="http://www.pclinux3d.com/category/linux/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pclinux3d.com</link>
	<description>PC LINUX Distro Warnet Linux 3D Desktop</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Aug 2010 13:50:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
<link>http://www.pclinux3d.com</link>
<url>http://www.pclinux3d.com/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-65.ico</url>
<title>PCLinux3D OS</title>
</image>
		<item>
		<title>7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Para Pemula Linux</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/7-kesalahan-fatal-yang-biasa-dilakukan-para-pemula-linux.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/7-kesalahan-fatal-yang-biasa-dilakukan-para-pemula-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 May 2010 10:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pclinux3d.com/?p=1066</guid>
		<description><![CDATA[Berpindah dari  satu sistem ke sistem lain tidak beda halnya dengan berpindah rumah dari satu kota ke kota lain. Akan ada perbedaan lingkungan, tetangga, karakter, dan lainnya. Diperlukan kemampuan beradaptasi yang baik agar bisa menyesuaikan diri dengan tempat yang baru.
Untuk berpindah dari sistem operasi Windows ke sistem operasi Linux, Anda juga perlu kemampuan beradaptasi agar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berpindah dari  satu sistem ke sistem lain tidak beda halnya dengan berpindah rumah dari satu kota ke kota lain. Akan ada perbedaan lingkungan, tetangga, karakter, dan lainnya. Diperlukan kemampuan beradaptasi yang baik agar bisa menyesuaikan diri dengan tempat yang baru.</p>
<p>Untuk berpindah dari sistem operasi Windows ke sistem operasi Linux, Anda juga perlu kemampuan beradaptasi agar nantinya bisa menggunakan Linux dengan baik. Pengguna yang tidak mampu atau tidak mau melakukan adaptasi akan sulit untuk bisa mengenal Linux dengan baik. Dan ini biasanya akan menuntun pada frustasi serta kekecewaan pada Linux.</p>
<p>Berikut ini beberapa permasalahan umum yang sering ditemui pemula Linux dan cara mengatasinya :</p>
<ol>
<li><strong>Menganggap sedang menggunakan Windows</strong><br />
Secara umum, fungsi suatu sistem operasi adalah sama. Namun dalam prakteknya Anda akan menemui banyak perbedaan, diantaranya perbedaan tampilan (<em>interface</em>), struktur file, program installer, control panel, dan lainnya.</p>
<p>Diantara sekian perbedaan yang ada, hanya tampilan yang bisa Anda atur sesuai dengan keinginan. Linux memiliki banyak model tampilan dan beberapa diantaranya menyerupai Windows .. bahkan Mac. Tentukanlah model tampilan seperti apa yang ingin dipergunakan agar memudahkan Anda dalam menggunakan Linux.</li>
<li><strong>Mencoba menjalankan file exe</strong><br />
Program <em>installer </em>ataupun <em>executable </em>di Linux tidak menggunakan format exe. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menjalankan file exe di Linux. Dengan sedikit bantuan Anda bisa menjalankan file exe setelah menginstal terlebih dahulu program WINE di Linux. Namun jika tidak ingin direpotkan dengan instalasi WINE, pilihlah distro Linux yang sudah memiliki WINE didalamnya sehingga Anda langsung bisa menjalankan file exe.</li>
<li><strong>Tidak menemukan program yang diperlukan</strong><br />
Linux memiliki koleksi program dari berbagai kategori yang sangat lengkap. Bahkan semua distro Linux sudah dilengkapi dengan program-program yang biasa dipakai pengguna komputer.  Namun mengingat ruang CD yang terbatas, maka tidak semua program bisa disertakan di distro Linux. Para pemula biasanya mulai mengeluh jika tidak menemukan software sejenis yang diperlukannya.</p>
<p>Untuk mengatasi ini tentu saja Anda perlu mempelajari cara instalasi program &#8211; yang sayangnya dalam beberapa hal masih cukup susah untuk dilakukan oleh seorang pemula Linux. Untungnya, beberapa distro membuat versi DVD sehingga bisa menampung program lebih banyak. Dan ini sangat menghemat waktu serta energi Anda untuk mencari dan menginstal program di Linux.</li>
<li><strong>Berurusan dengan command line</strong><br />
Hampir semua perintah di <em>command line </em>Linux bisa dilakukan dengan sistem grafis (<em>GUI &#8211; point n&#8217; click</em>). Sayangnya ada sangat banyak situs, blog, majalah, buku panduan dan pengguna Linux yang lebih suka menggunakan <em>command line </em>dalam memberikan suatu penjelasan. Kebiasaan ini menular pada para pemula Linux yang tidak mengetahui bahwa banyak hal di Linux bisa dilakukan dengan mudah melalui mousenya.</p>
<p>Command line membuat &#8216;takut&#8217; para pemula Linux yang sudah terbiasa dengan sistem grafis. Dan jika Anda termasuk salah satu diantaranya, solusi terbaik hanya dengan mencari tutorial yang berbasiskan grafis &#8230; rekomendasi terbaik untuk ini adalah <a href="http://www.pclinux3d.com/buku-3d-os" >Buku 3D OS</a> yang hanya menyediakan 1 bab untuk pembahasan command line dari 15 bab yang ada.</li>
<li><strong>Membuka dokumen OpenOffice di Microsoft Office dalam format  defaultnya</strong><br />
Pemula Linux biasanya senang ketika melihat adanya aplikasi perkantoran  di suatu distro Linux tanpa harus menginstal lagi softwarenya.   Sayangnya mereka lupa untuk menyimpan dokumen tersebut dalam format yang  dikenal MS Office sehingga mengakibatkan dokumen tidak bisa terbaca  ketika ingin dibuka di MS Office.</p>
<p>Pastikan Anda menyimpannya sebagai dokumen MS Office jika memang  nantinya ingin dibuka di MS Office. Dan lebih baik lagi jika format yang  dipergunakan adalah MS Office 2003 (doc), bukannya MS Office 2007  (docx).</li>
<li><strong>Login sebagai root</strong><br />
Di Windows (XP), pengguna biasanya mempunyai kemampuan penuh sebagai administrator. Namun di Linux Anda disarankan untuk masuk sebagai pengguna biasa yang tidak memiliki kemampuan penuh sebagai adminstrator sistem.</p>
<p>Keuntungannya, Anda ataupun virus komputer tidak akan mudah merusak sistem. Namun sisi negatifnya, Anda akan merasakan aturan yang ketat dimana untuk setiap kegiatan yang berkaitan dengan sistem komputer, Anda harus menyediakan password administrator (biasa disebut <em>root</em>). Karena Anda menggunakan Linux, jadi cobalah untuk membiasakan hal ini agar Anda tidak mudah menemukan kerusakan sistem, baik yang dilakukan secara tidak sengaja oleh Anda ataupun secara sengaja oleh virus komputer.</li>
<li><strong>Salah memilih distro Linux</strong><br />
Salah satu kesalahan terbesar pemula Linux adalah salah memilih distro Linux. Tidak semua distro Linux dibuat sama. Ada yang dibuat untuk pengguna Linux yang sudah mahir, ada pula yang dibuat khusus untuk memudahkan para pemula.</p>
<p>Memilih distro dengan komunitas terbesar &#8211; misal Ubuntu &#8211; tidak menjamin Ubuntu adalah yang terbaik dan termudah untuk para pemula Linux. Bahkan sebetulnya ada sangat banyak distro turunan Ubuntu yang jauh lebih baik dan lebih mudah dari Ubuntu sendiri.</li>
</ol>
<p>Sebagai penutup &#8230; untuk memperlancar proses dalam beradaptasi di Linux, usahakanlah memilih distro Linux yang :</p>
<ul>
<li>memiliki tampilan paling mirip dengan Windows sehingga mempermudah proses transisi Anda ke Linux</li>
<li>memiliki kelengkapan program sehingga Anda tidak direpotkan dalam menggunakannya</li>
<li>mampu menjalankan program exe tanpa harus membuat Anda menginstal WINE terlebih dahulu</li>
<li>memiliki tutorial atau buku panduan yang berbasiskan pada sistem grafis (point n&#8217; click)</li>
<li>memiliki berbagai kemudahan dan kelengkapan fitur untuk pengguna pemula Linux</li>
</ul>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2F7-kesalahan-fatal-yang-biasa-dilakukan-para-pemula-linux.html', '7+Kesalahan+yang+Sering+Dilakukan+Para+Pemula+Linux')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2F7-kesalahan-fatal-yang-biasa-dilakukan-para-pemula-linux.html', title: '7+Kesalahan+yang+Sering+Dilakukan+Para+Pemula+Linux' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/7-kesalahan-fatal-yang-biasa-dilakukan-para-pemula-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Google, Facebook dan Amazon menggunakan Linux ?</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/mengapa-google-facebook-dan-amazon-menggunakan-linux.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/mengapa-google-facebook-dan-amazon-menggunakan-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Dec 2009 00:41:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Promosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pclinux3d.com/?p=648</guid>
		<description><![CDATA[Google menggunakannya. Facebook menggunakannya. Amazon Web Services (AWS) menggunakannya. 
Google sudah menginvestasikan banyak uang di infrastrukturnya yang berbasis Linux untuk menyediakan layanan populer seperti Gmail, GoogleDocs, GTalk, Google dan Google CalendarGoogle. Linux, MySQL dan tehnologi open source lainnya dipilih Google untuk memberikan layanan berbasis web terbaik dan tercepat.
Facebook menciptakan situs jejaring sosial paling populer dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Google menggunakannya. Facebook menggunakannya. Amazon Web Services (AWS) menggunakannya. </p>
<p>Google sudah menginvestasikan banyak uang di infrastrukturnya yang berbasis Linux untuk menyediakan layanan populer seperti Gmail, GoogleDocs, GTalk, Google dan Google CalendarGoogle. Linux, MySQL dan tehnologi open source lainnya dipilih Google untuk memberikan layanan berbasis web terbaik dan tercepat.</p>
<p>Facebook menciptakan situs jejaring sosial paling populer dengan lebih 350 juta pengguna berbasiskan pada Linux dan tehnologi open source seperti PHP, memcached, MySQL dan lainnya.</p>
<p>Xen &#8211; virtualisasi berbasis Linux &#8211; menjadi pilihan Amazon untuk menjalankan bisnisnya yang perlu uptime 100%.</p>
<p>Jika Anda mengenal ketiga perusahaan ini dan bahkan mungkin saat ini sedang menggunakan layanannya, pernahkah Anda bertanya mengapa mereka memilih menggunakan Linux dan Open Source untuk membangun bisnisnya ?</p>
<p>Stabilitas ?<br />
Biaya ?<br />
Kebebasan ?</p>
<p>Ya &#8230;!</p>
<p>Dan ternyata diluar ketiga perusahaan tersebut, ada sangat banyak perusahaan-perusahaan besar lainnya yang menggunakan Linux. Anda bisa mengetahui secara lebih lengkap di <a href="http://www.pclinux3d.com/buku-gratis-peluang-bisnis-linux.html" >buku &#8220;Open Source, Linux dan Peluang Bisnisnya di Indonesia&#8221;</a>.</p>
<p>Bisakah Anda menemukan alasan lain mengapa perusahaan-perusahaan besar ini memilih Linux dan Open Source ? Silakan lakukan riset dan beritahukanlah apa yang Anda temukan disini. </p>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fmengapa-google-facebook-dan-amazon-menggunakan-linux.html', 'Mengapa+Google%2C+Facebook+dan+Amazon+menggunakan+Linux+%3F')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fmengapa-google-facebook-dan-amazon-menggunakan-linux.html', title: 'Mengapa+Google%2C+Facebook+dan+Amazon+menggunakan+Linux+%3F' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/mengapa-google-facebook-dan-amazon-menggunakan-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Linux [tidak] perlu program Defrag</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/linux-tidak-perlu-program-defrag.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/linux-tidak-perlu-program-defrag.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 02:15:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pclinux3d.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Di Windows, program Defragment sangat diperlukan untuk mengatur penempatan isi hard disk agar tidak memperlambat kinerjanya. Bagaimana dengan di Linux ? Benarkah file sistem Linux bebas dari fragmentasi seperti yang dibahas disini ?
Pertanyaan yang cukup sering diajukan pemula Linux adalah &#8220;Bagaimana mendefrag hard disk di Linux ?&#8221; Jawabannya sebetulnya sangat pendek &#8230; Anda tidak perlu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di Windows, program Defragment sangat diperlukan untuk mengatur penempatan isi hard disk agar tidak memperlambat kinerjanya. Bagaimana dengan di Linux ? Benarkah file sistem Linux bebas dari fragmentasi seperti yang dibahas <a href="http://www.pclinux3d.com/tips-linux/tips-windows/mengapa-di-linux-tidak-ada-program-defrag.html" >disini</a> ?</p>
<p><span id="more-377"></span>Pertanyaan yang cukup sering diajukan pemula Linux adalah &#8220;Bagaimana mendefrag hard disk di Linux ?&#8221; Jawabannya sebetulnya sangat pendek &#8230; Anda tidak perlu defrag di Linux. Tidak seperti Windows, file sistem Linux dikelola dan disimpan secara efisien, sehingga sekalipun ada fragmentasi tapi persentasinya sangat kecil dan tidak terlalu mengganggu kinerja hard disk.</p>
<p>Tapi jika Anda kurang yakin akan kehandalan Linux, ada solusi defrag yang bisa dipergunakan, yaitu “Linux File-System Defragmenter”. Xu Can Hao pembuat program ini mengklaim bahwa Linux tidak 100% bebas dari fragmentasi. Paparan adanya fragmentasi di file sistem Linux dan program Defragnya bisa Anda dapatkan di http://defragfs.sourceforge.net/. Silakan menikmati &#8230;!</p>
<p>Namun sebelum Anda melakukan defragmentasi di Linux, ada satu saran : Jangan lakukan &#8230; jika Anda tidak mengalami masalah dengan Linux.</p>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Flinux-tidak-perlu-program-defrag.html', 'Linux+%5Btidak%5D+perlu+program+Defrag')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Flinux-tidak-perlu-program-defrag.html', title: 'Linux+%5Btidak%5D+perlu+program+Defrag' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/linux-tidak-perlu-program-defrag.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UUID Fstab PCLinuxOS 2009</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/uuid-fstab-pclinuxos-2009.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/uuid-fstab-pclinuxos-2009.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 13:20:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pclinux3d.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Sejak rilis 2009, PCLinuxOS  (dan tentu saja juga PCLinux3D OS) menggunakan konsep UUID untuk mount media (hardisk). Nilai UUID ini dipergunakan fstab untuk menjadi pengganti penggunaan nama biasa (contoh: /dev/sda1, /dev/hda1, dll). Pengertian UUID sendiri adalah Universally Unique Identifier, yang memberi dampak positif adanya ID unik untuk setiap partisi / media. Dengan UUID,  meskipun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak rilis 2009, PCLinuxOS  (dan tentu saja juga <a href="http://www.pclinux3d.com/" >PCLinux3D OS</a>) menggunakan konsep <strong>UUID</strong> untuk <em>mount</em> media (hardisk). Nilai UUID ini dipergunakan <em>fstab</em> untuk menjadi pengganti penggunaan nama biasa (contoh: <code>/dev/sda1</code>, <code>/dev/hda1</code>, dll). Pengertian <strong>UUID</strong> sendiri adalah <strong><em>Universally Unique Identifier</em></strong>, yang memberi dampak positif adanya ID unik untuk setiap partisi / media. Dengan UUID,  meskipun terjadi perubahan posisi slot hardisk, sistem akan tetap dapat melakukan <em>mounting</em> terhadap media yang tepat.</p>
<p><span id="more-224"></span>Ada 2 cara untuk mencari nomer UUID dari setiap hardisk / partisi, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong><em><code>vol_id /dev/sda6</code></em></strong> (dengan akses root &#8211; su)<br />
perintah di atas akan menampilkan informasi dari partisi <code>/dev/sda6</code>. hasilnya seperti di bawah ini:<br />
<code>ID_FS_USAGE=filesystem<br />
ID_FS_TYPE=vfat<br />
ID_FS_VERSION=FAT32<br />
ID_FS_UUID=4A08-02F1<br />
ID_FS_UUID_ENC=4A08-02F1<br />
ID_FS_LABEL=<br />
ID_FS_LABEL_ENC=<br />
ID_FS_LABEL_SAFE=</code></li>
<li><em><strong><code>ls -l /dev/disk/by-uuid</code></strong></em><br />
Perintah di atas akan menampilkan semua UUID dari media (hardisk) yang terhubung ke komputer. hasilnya seperti di bawah ini:<br />
<code>lrwxrwxrwx 1 root root 10 May 11 19:59 4A08-02F1 -&gt; ../../sda6<br />
lrwxrwxrwx 1 root root 10 May 11 19:59 b4f57556-3acc-42f1-a12c-4b547d1012ce -&gt; ../../sda5<br />
lrwxrwxrwx 1 root root 10 May 11 19:59 bf4b639c-f60d-412b-a3ea-7df60ae8fe65 -&gt; ../../sda1<br />
</code></li>
</ol>
<p>Kalau nomer UUID sudah diketahui, sekarang tinggal mengedit file <em>/etc/fstab</em>. Ganti tulisan yg (<span style="text-decoration: underline;">misal</span>) sebelumnya “<code>/dev/sda6</code>” menjadi “<code>UUID=...</code>”</p>
<p>Contoh:<br />
<code>/dev/sda6   /media/disk vfat rw,users,auto,force       0       0</code></p>
<p>Menjadi:<br />
<code>UUID=</code><code>4A08-02F1</code><code> /media/disk vfat rw,users,auto,force       0       0<br />
<em>atau</em><br />
</code> <code>UUID=</code><code>4A08-02F1</code><code> /media/disk vfat umask=0 0       0</code></p>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fuuid-fstab-pclinuxos-2009.html', 'UUID+Fstab+PCLinuxOS+2009')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fuuid-fstab-pclinuxos-2009.html', title: 'UUID+Fstab+PCLinuxOS+2009' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/uuid-fstab-pclinuxos-2009.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Internet akan Berkembang Pesat tanpa adanya Linux ?</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/apakah-internet-akan-berkembang-pesat-tanpa-adanya-linux.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/apakah-internet-akan-berkembang-pesat-tanpa-adanya-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 04:23:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Promosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pclinux3d.com/?p=123</guid>
		<description><![CDATA[Tahukah Anda bahwa Internet mempunyai kaitan yang sangat erat dengan Linux &#8230; ?
Ada dua penyebab utama mengapa Internet memerlukan Linux :
1. Biaya Linux yang sangat ekonomis dan bahkan boleh dibilang gratis.
2. Kemampuan Linux untuk bertindak dalam &#8220;skala perusahaan&#8221; tanpa memerlukan komputer kelas perusahaan.

Bayangkan skenario berikut :
Tahun 1993. Anda mendapatkan ide untuk menjalankan sendiri dial-up ISP [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahukah Anda bahwa Internet mempunyai kaitan yang sangat erat dengan Linux &#8230; ?</p>
<p>Ada dua penyebab utama mengapa Internet memerlukan Linux :<br />
1. Biaya Linux yang sangat ekonomis dan bahkan boleh dibilang gratis.<br />
2. Kemampuan Linux untuk bertindak dalam &#8220;skala perusahaan&#8221; tanpa memerlukan komputer kelas perusahaan.</p>
<p><span id="more-123"></span></p>
<p>Bayangkan skenario berikut :<br />
Tahun 1993. Anda mendapatkan ide untuk menjalankan sendiri dial-up ISP (tahun itu belum ada broadband internet:). Anda memerlukan komputer untuk server Internet. Komputer yang anda gunakan adalah jelas bukan komputer kelas super server dengan harga $ 10.000, karena Anda tidak memiliki uang tunai untuk itu. Dan semua yang Anda miliki adalah komputer dengan prosesor 486 DX2 66MHz &#8211; pada saat itu sudah termasuk kelas modern.</p>
<p>Tahun 1993 dan sekarang Anda memerlukan OS kelas server. Apa yang tersedia ?<br />
Windows NT 3.1 namun sayangnya tidak dilengkapi dengan perangkat yang tepat untuk melakukan apa yang Anda inginkan. Apple MacOS Sistem 7.1 bukan OS untuk server, jadi Andapun mengabaikannya.</p>
<p>Lalu apa yang tersisa ? Unix dan Linux.<br />
Unix terlalu eksklusif pada saat itu dan tentu saja mahal. Kemudian ada Linux. Anda memiliki beberapa pilihan pada saat itu. Slackware, Red Hat, Debian dan beberapa distro lain (lihat juga <a href="http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html" >Sejarah Sistem Operasi Windows dan Linux</a>)</p>
<p>Pada titik ini, Anda sudah mendapatkan OS Linux pilihan Anda dalam sebuah disket (saat itu belum ada flashdisk <img src='http://www.pclinux3d.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Linux diinstal, kemudian servernya dikonfigurasi dan berjalan dengan baik. Tentu saja semua itu Anda lakukan melalui mode teks, karena kinerja server harus dioptimalkan 100% untuk kecepatan, jadi jangan mengharapkan tampilan GUI secantik desktop Anda saat ini.</p>
<p>Begitulah kira-kira skenario berkembangnya Internet saat itu. Ada ribuan ISP yang mengoperasikan Internet dan kebanyakan mereka semua saat itu menjalankannya di Linux. Bukan Windows, karena Windows saat itu tidak dapat melakukannya, dan tentu saja juga bukan Mac OS.</p>
<p>Linux adalah satu-satunya OS yang ekonomis namun mempunyai kemampuan seperti Unix yang mahal dan tentu saja dapat menggunakan komputer yang ada saat itu tanpa harus membuat kering kantong.</p>
<p>Jadi &#8230; menurut pendapat Anda, apakah Internet akan ada seperti yang kita tahu sekarang ini tanpa adanya Linux?</p>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fapakah-internet-akan-berkembang-pesat-tanpa-adanya-linux.html', 'Apakah+Internet+akan+Berkembang+Pesat+tanpa+adanya+Linux+%3F')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fapakah-internet-akan-berkembang-pesat-tanpa-adanya-linux.html', title: 'Apakah+Internet+akan+Berkembang+Pesat+tanpa+adanya+Linux+%3F' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/apakah-internet-akan-berkembang-pesat-tanpa-adanya-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan serta Perbandingan antara Windows dan Linux</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/perbedaan-windows-dan-linu.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/perbedaan-windows-dan-linu.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 07:17:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pclinux3d.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[Ada banyak persamaan dan ada pula banyak perbedaan antara Linux dan Windows. Artikel ini membahas perbedaan antara Windows dan Linux, masing-masing tentunya memiliki nilai plus minus, silakan dibandingkan sendiri.

User Interface
Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows 95/98. Anda sedikit lebih beruntung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada banyak persamaan dan ada pula banyak perbedaan antara Linux dan Windows. Artikel ini membahas perbedaan antara Windows dan Linux, masing-masing tentunya memiliki nilai plus minus, silakan dibandingkan sendiri.</p>
<p><span id="more-68"></span></p>
<p><strong>User Interface</strong><br />
Di Windows, Anda tidak banyak memiliki pilihan user interface. Sebagai misal, di Windows 95/98 Anda hanya mengenal user interface bawaan Windows 95/98. Anda sedikit lebih beruntung jika menggunakan Windows XP, karena Anda bisa berpindah dari interface milik Windows XP ke Windows 98 yang lebih ringan.</p>
<p>Di Linux, Anda bisa menemukan <a href="http://www.pclinux3d.com/fitur-3d-os" >banyak macam user interface</a>. Dan biasanya pilihan user interface ini dapat Anda sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau lingkungan kerja Anda. Sebagai misal, pada komputer yang lambat Anda bisa menggunakan user interface yang ringan, seperti XFCE atau Fluxbox.</p>
<p>Atau jika Anda menyukai gaya Mac, Anda bisa memilih desktop model GNOME atau menggunakan utility Docker. Dan jika Anda terbiasa di Windows dan memiliki komputer yang cukup cepat, Anda bisa memilih desktop KDE.</p>
<p>Dengan KDE, Anda masih bisa memilih untuk menggunakan gaya Windows XP ataupun Windows Vista. Pilihan dan variasinya sangat banyak di Linux, Anda bisa mengatur sesuai dengan favorit Anda.</p>
<p><strong>Sekuriti dan Virus</strong><br />
Salah satu masalah utama di Windows yang paling sering Anda temukan adalah virus dan spyware. Dari tahun ke tahun permasalahan ini bukan semakin mengecil tetapi malah semakin membesar. Ini semua terjadi karena banyak lubang keamanan di Windows yang bisa dieksploitasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.</p>
<p>Karena terlalu banyaknya masalah keamanan di Windows, bukan tidak mengherankan jika kemudian justru muncul olokan untuk nama Windows Vista, yang dipanjangkan menjadi <strong>VI</strong>rus,  <strong>S</strong>pyware, <strong>T</strong>rojan dan <strong>A</strong>dware.</p>
<p>Linux diturunkan dari sistem operasi Unix yang memiliki tingkat sekuriti lebih kuat. Itu sebabnya tidak ada banyak<a href="http://www.pclinux3d.com/virus/daftar-virus-komputer-di-linux.html" > virus di Linux </a>dan kalaupun ada tidak bisa berkembang biak dengan pesat dan biasanya tidak mampu membawa kerusakan yang besar.</p>
<p>Sekalipun tidak sepenting di Windows, Anda tetap bisa menemukan <a href="http://www.pclinux3d.com/virus/menghapus-virus-tanpa-antivirus.html" >program-program anti virus di Linux</a>, seperti ClamAV dan F-Prot. PCLinux telah menyediakan anti virus ClamAV yang bisa ditemukan pada menu Start &gt; Applications &gt; FileTools &gt; KlamAV.</p>
<p><strong>Spyware</strong><br />
Spyware adalah suatu masalah yang cukup umum di dunia Windows. Biasanya program spyware mengamati, mengumpulkan dan mengirimkan data Anda ke suatu server. Untuk hal yang lebih positif, program ini biasanya dipergunakan untuk keperluan marketing.<br />
Sayangnya, ada juga yang berniat buruk yaitu dengan mencuri identitas, kartu kredit, dan tindakan negatif lainnya.</p>
<p>Tidak banyak program spyware yang menginfeksi Linux mengingat cara kerja Linux yang lebih susah untuk ditembus. PCLinux telah menyediakan pre-instal Firewall untuk melindungi sistem Anda dan bisa diaktifkan melalui PCLinux Control Panel.</p>
<p><strong>Instalasi dan Kelengkapan Program</strong><br />
Windows adalah sistem operasi, itu sebabnya Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin Anda hanya akan menemukan Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.</p>
<p>Ini sangat berbeda dengan Linux. Sekalipun Linux juga suatu sistem operasi, tetapi Linux didistribusikan  dengan banyak program didalamnya (itu sebabnya dikenal istilah distro &#8211; dari kata distribusi &#8211; Linux). Setelah diinstal, Anda akan menemui <a href="http://www.pclinux3d.com/cddvd-3d-os" >banyak program dari hampir semua kategori program</a>. Sebut saja kategori Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.</p>
<p>Dengan waktu instalasi yang hampir sama, Anda bukan hanya mendapatkan suatu sistem operasi tetapi juga semua program yang diperlukan untuk kegiatan sehari-hari di Linux.</p>
<p><strong>Konfigurasi Sistem</strong><br />
Windows dikenal kemudahan dalam pemakaiannya, karena hampir semua hal bisa dilakukan dengan sistem point n&#8217; click yang sudah berbasis grafis,</p>
<p>Di  Linux, Anda mungkin sering mendengar perlunya mempelajari perintah-perintah secara manual di <em>command line</em>. Sebagian berita ini benar, tetapi belakangan Linux sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga hampir semua hal juga bisa anda lakukan sama mudahnya seperti di Windows.</p>
<p>Dengan PCLINUX Control Center, konfigurasi sistem bisa Anda lakukan semudah point n click. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang sudah siap pakai. Sebagai contoh, browser Internet telah disertai dengan sejumlah plug-ins. Tidak perlu men-download dan menginstal plug-ins flash ataupun yang lainnya.</p>
<p><strong>Hardware Support</strong><br />
Di Windows, biasanya Anda tidak pernah mendengar masalah hardwre, karena hampir semua hardware yang ada sudah menyertakan drivernya. Berbeda dengan di Linux dimana Anda mungkin sering mendengar suatu hardware tidak bekerja di Linux. Hal ini terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.</p>
<p><strong>Menangani Crash</strong><br />
Linux secara umum terlihat sebagai sistem operasi yang stabil. Dan jika Anda membandingkan Linux dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Untuk Windows XP – jika Anda mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik – juga akan cukup stabil.</p>
<p>Dan seperti halnya dengan Windows, suatu saat Anda juga akan menemui masalah di Linux. Sekalipun jarang, tetapi program yang crash atau hang bisa saja terjadi. Ini adalah suatu fakta dari kehidupan di dunia komputer.</p>
<p>Sekalipun demikian ada beberapa perbedaan di Windows dan Linux. Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan Anda dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah.</p>
<p>Dan jika sistem grafis yang terkunci, Anda bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Anda juga mempunyai pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti Anda tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.</p>
<p><strong>Partisi Harddisk</strong><br />
Linux tidak mengenal penamaan drive C: untuk suatu partisi. Semua drive disatukan dalam suatu sistem penyimpanan yang besar. Folder /mnt merupakan tempat untuk Anda mengakses semua media yang ada di komputer, baik partisi lain, CD-ROM, Floppy, ataupun FlashDisk.</p>
<p>Belakangan KDE telah mempermudah akses ke media dengan menyediakan sistem Storage Media yang dapat diakses melalui My Computer ataupun file manager Konqueror.</p>
<p><strong>Penamaan File</strong><br />
Linux menggunakan “/” untuk memisahkan folder dan bukannya “” yang biasa digunakan DOS/Windows. Linux bersifat case-sensitive, ini berarti file “Hello.txt” berbeda dengan file “hello.txt”. Linux juga tidak terlalu memperhatikan ekstensi file. Jika Anda mengubah nama file “Hello.txt” menjadi “Hello”, Linux masih tetap mengetahui bahwa file ini adalah suatu teks. Dan ketika Anda mengklik file “Hello”, Linux secara otomatis tetap akan membuka program editor teks.</p>
<p><strong>Kemudahan dan Keamanan</strong><br />
Anda mungkin sudah mengetahui, bahwa sebagai user biasa (bukan Root) Anda tidak bisa menulis file di sembarang folder. User biasa hanya memiliki akses tulis di folder home mereka. Sebagai user biasa, Anda tidak akan bisa mengubah bagian penting dari sistem Linux. Ini memang terkesan terlalu membatasi dan merepotkan, tetapi cara ini jauh lebih aman, karena hanya orang tertentu yang mempunyai akses Root saja yang bisa menyentuh sistem. Bahkan viruspun tidak bisa dengan mudah menyentuh sistem Linux. Itu sebabnya Anda tidak banyak mendengar adanya virus di Linux.</p>
<p><em></em></p>
<p>Hal ini berbeda jauh dengan Windows yang sangat rentan dengan virus. Ini terjadi karena user biasa di Windows juga sekaligus mempunyai hak sebagai administrator. Kebanyakan pemakai Windows tidak mengetahui hal ini, sehingga sistem mereka sangat rentan dengan serangan virus. Windows Vista sekarang telah mengadopsi sistem sekuriti Linux ini.</p>
<p><strong>Defrag</strong><br />
Di Windows, Anda mungkin sering menemui masalah menurunnya kecepatan Windows. Salah satu penyebab biasanya adalah file-file di harddisk yang sudah tidak tersusun rapi lagi. itu sebabnya Anda disarankan untuk menggunakan program Defrag.</p>
<p>Di Linux Anda tidak akan menemukan program untuk men-defrag harddisk. <a href="http://www.pclinux3d.com/tips-linux/tips-windows/mengapa-di-linux-tidak-ada-program-defrag.html" >Anda tidak perlu melakukan defragment di harddisk Linux</a>! Sistem file Linux yang menangani semuanya ini secara otomatis. Namun jika harddisk Anda sudah terisi sampai 99% Anda akan mendapatkan masalah kecepatan. Pastikan Anda memiliki cukup ruang supaya Linux menangani sistemnya dan Anda tidak akan pernah mendapatkan masalah deframentasi.</p>
<p><strong>Sistem File</strong><br />
Windows mempunyai dua sistem file. FAT (dari DOS dan Windows 9x) dan NTFS (dari Windows NT/2000/XP). Anda bisa membaca dan bahkan menyimpan file di sistem FAT dan NTFS milik Windows. Hal ini tidak berlaku sebaliknya, Windows tidak akan bisa membaca atau menyimpan file di sistem Linux.</p>
<p>Seperti halnya Windows, Linux memiliki beberapa macam file sistem, diantaranya ReiserFS atau Ext3. Sistem ini dalam beberapa hal lebih bagus dari FAT atau NTFS milik Windows karena mengimplementasikan suatu tehnik yang disebut journaling. Jurnal ini menyimpan catatan tentang sistem file. Saat sistem Linux crash, kegiatan jurnal akan diselesaikan setelah proses reboot dan semua file di harddisk akan tetap berjalan lancar.</p>
<p><strong>3D Desktop</strong><br />
Teknologi yang nampaknya akan dihadirkan di sistem operasi terbaru adalah <a href="http://www.pclinux3d.com/gallery-3d-os" >3D Desktop</a>. Windows mengawalinya di Windows Vista dengan menyediakan fitur 3D Flip. tidak lama kemudian Linux menyediakan fitur 3D Desktop yang jauh lebih lengkap, seperti 3D Flip, 3D Cube, 3D Ring, dll.</p>
<p>Di Vista, fitur 3D kurang populer karena membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Berbeda jauh dengan Linux yang mampu menjalankan fitur 3D Desktop pada komputer dengan spesifikasi yang sangat rendah. Linux yang dari awal terkenal di sisi server, sekarang sudah menunjukkan kebolehannya di sisi dekstop dengan mengungguli Windows dalam hal <a href="http://www.pclinux3d.com/gallery-3d-os" >3D Desktop</a>.</p>
<p>Ada yang mau menambahkan ..?</p>
<div id="seolinx-tooltip" style="border: 1px solid #000000; margin: 0pt; padding: 0pt; display: none; opacity: 0.9; position: absolute; width: auto; z-index: 99999;">
<table style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 0pt; border-collapse: separate; width: auto;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td id="seolinx-table" style="border: 0pt none; margin: 1px; padding: 0pt; font-family: Tahoma; font-size: 11px; font-weight: bold;">
<div style="margin: 0pt; padding: 0pt; overflow: auto; width: auto;">
<table id="seolinx-paramtable" style="border: 1px solid gray; margin: 0pt; border-collapse: separate;" border="0">
<tbody>
<tr>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://toolbarqueries.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> PR: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google pagerank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://www.google.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> L: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Google links" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteexplorer.search.yahoo.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> LD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Yahoo linkdomain" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://search.msn.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> I: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="MSN index" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Sitemap.xml" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://siteanalytics.compete.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> C: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Compete Rank" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
<td style="border: 1px solid gray; padding: 2px; background: #f0f0f0 none repeat scroll 0% 0%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; color: darkgreen; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; white-space: nowrap;"><img style="vertical-align: middle;" src="http://seodigger.com/favicon.ico" alt="" width="12" height="12" /> SD: <a style="color: blue; font-family: Tahoma; font-size: 7pt; font-weight: bold; text-decoration: underline;" title="Seodigger" href="javascript:{}">wait&#8230;</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
</td>
<td id="seolinx-tooltip-close" style="border: 0pt none; margin: 0pt; padding: 1px; cursor: pointer; vertical-align: middle; width: auto;" title="close"><img src="chrome://seoquake/content/skin/close.gif" alt="" /></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fperbedaan-windows-dan-linu.html', 'Perbedaan+serta+Perbandingan+antara+Windows+dan+Linux')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fperbedaan-windows-dan-linu.html', title: 'Perbedaan+serta+Perbandingan+antara+Windows+dan+Linux' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/perbedaan-windows-dan-linu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2008 05:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[distro]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pclinux3d.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux
Jangan melupakan sejarah &#8230;!
Kalimat ini bukan hanya berlaku di dunia nyata, tetapi juga di dunia komputer, khususnya dunia sistem operasi.
Mempelajari sejarah memang menarik, bahkan sekalipun itu hanya sejarah sistem operasi  / operating system (OS) suatu komputer. Paling tidak dengan mempelajari sejarah sistem operasi komputer, wawasan kita bertambah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux</h1>
<p>Jangan melupakan sejarah &#8230;!<br />
Kalimat ini bukan hanya berlaku di dunia nyata, tetapi juga di dunia komputer, khususnya dunia sistem operasi.</p>
<p>Mempelajari sejarah memang menarik, bahkan sekalipun itu hanya sejarah sistem operasi  / operating system (OS) suatu komputer. Paling tidak dengan mempelajari sejarah sistem operasi komputer, wawasan kita bertambah luas dan tidak hanya berkutat pada satu sistem operasi saja.</p>
<p>Artikel ini akan menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai Linux.</p>
<p><span id="more-43"></span></p>
<p>1980</p>
<ul>
<li>QDOS  : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System) dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk prosesor Intel 8086.</li>
<li>Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.</li>
</ul>
<p>1981</p>
<ul>
<li>PC­ DOS : IBM meluncurkan PC­ DOS yang dibeli dari Microsoft  untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.</li>
<li>MS­ DOS : Microsoft menggunakan nama MS­ DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.</li>
</ul>
<p>1983</p>
<ul>
<li>MS­ DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS­ DOS diluncurkan pada komputer PC XT.</li>
</ul>
<p>1984</p>
<ul>
<li>System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis dan menggunakan mouse.</li>
<li>MS ­DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.</li>
<li>MS ­DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk jaringan.</li>
</ul>
<p>1985</p>
<ul>
<li>MS ­Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS­Windows, sistem operasi yang telah menyediakan  lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.</li>
<li>Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.</li>
</ul>
<p>1986</p>
<ul>
<li>MS­ DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy  3.5 inch 720 KB.</li>
</ul>
<p>1987</p>
<ul>
<li>OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.</li>
<li>MS­ DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.</li>
<li>Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.</li>
<li>MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix yang ditujukan  untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.</li>
</ul>
<p>1988</p>
<ul>
<li>MS­ DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS­DOS 4.0 dengan suasana grafis.</li>
<li>WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners­Lee.</li>
</ul>
<p>1989</p>
<ul>
<li>NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.</li>
</ul>
<p>1990</p>
<ul>
<li>Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.</li>
<li>Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.</li>
<li>MS­Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1­2­3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.</li>
<li>DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.</li>
</ul>
<p>1991</p>
<ul>
<li>Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.</li>
<li>MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full­-screen editor,  undelete, unformat dan Qbasic.</li>
</ul>
<p>1992</p>
<ul>
<li>Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.</li>
<li>386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.</li>
<li>Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux System).</li>
</ul>
<p>1993</p>
<ul>
<li>Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa DOS  didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.</li>
<li>Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet.</li>
<li>MS­ DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS­DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi  harddisk DoubleSpace.</li>
<li>Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.</li>
<li>Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.</li>
<li>MS­ DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.2.</li>
<li>NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.</li>
<li>FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan  nama FreeBSD.</li>
</ul>
<p>1994</p>
<ul>
<li>Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.</li>
<li>MS­DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.</li>
<li>FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin­River Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95.</li>
<li>SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.</li>
<li>Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.</li>
</ul>
<p>1995</p>
<ul>
<li>Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.</li>
<li>PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir dari IBM PC DOS.</li>
<li>Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.</li>
<li>PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.</li>
<li>OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.</li>
</ul>
<p>1996</p>
<ul>
<li>Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0</li>
</ul>
<p>1997</p>
<ul>
<li>Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.</li>
</ul>
<p>1998</p>
<ul>
<li>Windows 98  : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil  menumbangkan dominasi Netscape Navigator.</li>
<li>Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan menggantikan  server berbasis Windows NT.</li>
<li>Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan Linux sebagai  servernya.</li>
<li>Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.</li>
<li>Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.</li>
</ul>
<p>1999</p>
<ul>
<li>Support : Hewlett Packard mengumumkan  layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.</li>
<li>Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan nama Corel Linux dan yang  nantinya beralih nama menjadi Xandros.</li>
</ul>
<p>2000</p>
<ul>
<li>Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai  Mac OS/X.</li>
<li>Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.</li>
<li>Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.</li>
<li>China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.</li>
<li>Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker dalam sebuah  interview dengan Chicago Sun­Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis Gartsner menyatakan dukungan  pada Linux dengan menginvestasikan $ 1 milyar untuk pengembangan Linux.</li>
</ul>
<p>2001</p>
<ul>
<li>Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.</li>
<li>Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan  perubahan nama oleh Microsoft.</li>
</ul>
<p>2002</p>
<ul>
<li>Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun Microsystem.</li>
<li>OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka,  WinBI, RimbaLinux, Komura.</li>
</ul>
<p>2003</p>
<ul>
<li>Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.</li>
<li>Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS Nusantara.</li>
<li>Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.</li>
<li>LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep LiveCD  yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal  terlebih dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix  adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS.</li>
</ul>
<p>2004</p>
<ul>
<li>Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia. Ada beberapa  versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu (untuk pendidikan).</li>
</ul>
<p>2005</p>
<ul>
<li>Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi Mandriva.</li>
</ul>
<p>2006</p>
<ul>
<li>Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.</li>
<li>CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.</li>
</ul>
<p>2007</p>
<ul>
<li>Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.</li>
</ul>
<p>2008</p>
<ul>
<li>3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX. Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu <a href="http://pclinux3d.com/cddvd-3d-os" >versi 3D OS untuk pengguna umum</a> serta versi <a href="http://pclinux3d.com/distro-warnet-linux" >distro warnet Linux dan game center Linux</a>.</li>
</ul>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fsejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html', 'Sejarah+Sistem+Operasi+dari+DOS%2C+Windows+sampai+Linux')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fsejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html', title: 'Sejarah+Sistem+Operasi+dari+DOS%2C+Windows+sampai+Linux' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-sistem-operasi-dari-dos-windows-sampai-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejarah Pengembangan Linux</title>
		<link>http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-linux.html</link>
		<comments>http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-linux.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 18:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Linus Torvalds]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pclinux3d.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Linux ?
Di awal tahun 90an, Linux Torvalds &#8211; seorang mahasiswa di University of Helsinki, Finlandia &#8211; bermaksud membuat kernel Unix untuk komputer personal / PC. Kernel (inti suatu sistem operasi) ini kemudian diberi nama Linux. Pada saat yang bersamaan, Richard Stallman dan rekan-rekannya di Free Software Foundation sedang menulis sekumpulan program bantu untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Apa itu Linux ?</h2>
<p>Di awal tahun 90an, Linux Torvalds &#8211; seorang mahasiswa di University of Helsinki, Finlandia &#8211; bermaksud membuat kernel Unix untuk komputer personal / PC. Kernel (inti suatu sistem operasi) ini kemudian diberi nama Linux. Pada saat yang bersamaan, Richard Stallman dan rekan-rekannya di Free Software Foundation sedang menulis sekumpulan program bantu untuk Unix yang kemudian dikenal sebagai GNU Project. Kedua pihak ini kemudian bergabung sehingga terbentuklah GNU/Linux yang merupakan suatu sistem operasi lengkap dengan aplikasi dan program bantu didalamnya.</p>
<p><span id="more-41"></span></p>
<p><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/69/Linus_Torvalds.jpeg/225px-Linus_Torvalds.jpeg" alt="Linus Torvald" width="97" height="147" /> </span></span></span></span><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/cf/Portrait_-_Denmark_DTU_2007-3-31.jpg/225px-Portrait_-_Denmark_DTU_2007-3-31.jpg" alt="Richard Stallman" width="119" height="122" /><br />
<span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><em>Linus Torvalds    dan Richard Stallman</em></span></span></span></span><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><span id="intelliTXT"><br />
</span></span></span></span></p>
<p>GNU/Linux atau yang oleh kebanyakan penggunanya disebut dengan nama Linux, tersebar cepat beritanya melalui Internet (saat ini merupakan awal kemunculan Internet). Dan kemudian banyak programmer Unix yang bergabung untuk menghasilkan Linux yang lebih baik.</p>
<p>Jadi apa yang sekarang kita kenal dengan nama Linux ini adalah kombinasi dari kernel Linus Torvald, berbagai perangkat lunak dari GNU Project, dan juga program-program lainnya yang dikembangkan oleh banyak programmer dari seluruh penjuru dunia.</p>
<script type="text/javascript" src="http://cdn.socialtwist.com/2009082924023/script.js"></script><a class="st-taf" href="http://tellafriend.socialtwist.com:80" onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://tellafriend.socialtwist.com:80');" onclick="return false;" style="border:0;padding:0;margin:0;"><img alt="SocialTwist Tell-a-Friend" style="border:0;padding:0;margin:0;" src="http://images.socialtwist.com/2009082924023/button.png"onmouseout="STTAFFUNC.hideHoverMap(this)" onmouseover="STTAFFUNC.showHoverMap(this, '2009082924023', 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fsejarah-linux.html', 'Sejarah+Pengembangan+Linux')" onclick="STTAFFUNC.cw(this, {id:'2009082924023', link: 'http%3A%2F%2Fwww.pclinux3d.com%2Flinux%2Fsejarah-linux.html', title: 'Sejarah+Pengembangan+Linux' });"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pclinux3d.com/linux/sejarah-linux.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
