7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Para Pemula Linux

May 17th, 2010 admin Posted in Linux 3 Comments »

Berpindah dari  satu sistem ke sistem lain tidak beda halnya dengan berpindah rumah dari satu kota ke kota lain. Akan ada perbedaan lingkungan, tetangga, karakter, dan lainnya. Diperlukan kemampuan beradaptasi yang baik agar bisa menyesuaikan diri dengan tempat yang baru.

Untuk berpindah dari sistem operasi Windows ke sistem operasi Linux, Anda juga perlu kemampuan beradaptasi agar nantinya bisa menggunakan Linux dengan baik. Pengguna yang tidak mampu atau tidak mau melakukan adaptasi akan sulit untuk bisa mengenal Linux dengan baik. Dan ini biasanya akan menuntun pada frustasi serta kekecewaan pada Linux.

Berikut ini beberapa permasalahan umum yang sering ditemui pemula Linux dan cara mengatasinya :

  1. Menganggap sedang menggunakan Windows
    Secara umum, fungsi suatu sistem operasi adalah sama. Namun dalam prakteknya Anda akan menemui banyak perbedaan, diantaranya perbedaan tampilan (interface), struktur file, program installer, control panel, dan lainnya.

    Diantara sekian perbedaan yang ada, hanya tampilan yang bisa Anda atur sesuai dengan keinginan. Linux memiliki banyak model tampilan dan beberapa diantaranya menyerupai Windows .. bahkan Mac. Tentukanlah model tampilan seperti apa yang ingin dipergunakan agar memudahkan Anda dalam menggunakan Linux.

  2. Mencoba menjalankan file exe
    Program installer ataupun executable di Linux tidak menggunakan format exe. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menjalankan file exe di Linux. Dengan sedikit bantuan Anda bisa menjalankan file exe setelah menginstal terlebih dahulu program WINE di Linux. Namun jika tidak ingin direpotkan dengan instalasi WINE, pilihlah distro Linux yang sudah memiliki WINE didalamnya sehingga Anda langsung bisa menjalankan file exe.
  3. Tidak menemukan program yang diperlukan
    Linux memiliki koleksi program dari berbagai kategori yang sangat lengkap. Bahkan semua distro Linux sudah dilengkapi dengan program-program yang biasa dipakai pengguna komputer.  Namun mengingat ruang CD yang terbatas, maka tidak semua program bisa disertakan di distro Linux. Para pemula biasanya mulai mengeluh jika tidak menemukan software sejenis yang diperlukannya.

    Untuk mengatasi ini tentu saja Anda perlu mempelajari cara instalasi program – yang sayangnya dalam beberapa hal masih cukup susah untuk dilakukan oleh seorang pemula Linux. Untungnya, beberapa distro membuat versi DVD sehingga bisa menampung program lebih banyak. Dan ini sangat menghemat waktu serta energi Anda untuk mencari dan menginstal program di Linux.

  4. Berurusan dengan command line
    Hampir semua perintah di command line Linux bisa dilakukan dengan sistem grafis (GUI – point n’ click). Sayangnya ada sangat banyak situs, blog, majalah, buku panduan dan pengguna Linux yang lebih suka menggunakan command line dalam memberikan suatu penjelasan. Kebiasaan ini menular pada para pemula Linux yang tidak mengetahui bahwa banyak hal di Linux bisa dilakukan dengan mudah melalui mousenya.

    Command line membuat ‘takut’ para pemula Linux yang sudah terbiasa dengan sistem grafis. Dan jika Anda termasuk salah satu diantaranya, solusi terbaik hanya dengan mencari tutorial yang berbasiskan grafis … rekomendasi terbaik untuk ini adalah Buku 3D OS yang hanya menyediakan 1 bab untuk pembahasan command line dari 15 bab yang ada.

  5. Membuka dokumen OpenOffice di Microsoft Office dalam format defaultnya
    Pemula Linux biasanya senang ketika melihat adanya aplikasi perkantoran di suatu distro Linux tanpa harus menginstal lagi softwarenya.  Sayangnya mereka lupa untuk menyimpan dokumen tersebut dalam format yang dikenal MS Office sehingga mengakibatkan dokumen tidak bisa terbaca ketika ingin dibuka di MS Office.

    Pastikan Anda menyimpannya sebagai dokumen MS Office jika memang nantinya ingin dibuka di MS Office. Dan lebih baik lagi jika format yang dipergunakan adalah MS Office 2003 (doc), bukannya MS Office 2007 (docx).

  6. Login sebagai root
    Di Windows (XP), pengguna biasanya mempunyai kemampuan penuh sebagai administrator. Namun di Linux Anda disarankan untuk masuk sebagai pengguna biasa yang tidak memiliki kemampuan penuh sebagai adminstrator sistem.

    Keuntungannya, Anda ataupun virus komputer tidak akan mudah merusak sistem. Namun sisi negatifnya, Anda akan merasakan aturan yang ketat dimana untuk setiap kegiatan yang berkaitan dengan sistem komputer, Anda harus menyediakan password administrator (biasa disebut root). Karena Anda menggunakan Linux, jadi cobalah untuk membiasakan hal ini agar Anda tidak mudah menemukan kerusakan sistem, baik yang dilakukan secara tidak sengaja oleh Anda ataupun secara sengaja oleh virus komputer.

  7. Salah memilih distro Linux
    Salah satu kesalahan terbesar pemula Linux adalah salah memilih distro Linux. Tidak semua distro Linux dibuat sama. Ada yang dibuat untuk pengguna Linux yang sudah mahir, ada pula yang dibuat khusus untuk memudahkan para pemula.

    Memilih distro dengan komunitas terbesar – misal Ubuntu – tidak menjamin Ubuntu adalah yang terbaik dan termudah untuk para pemula Linux. Bahkan sebetulnya ada sangat banyak distro turunan Ubuntu yang jauh lebih baik dan lebih mudah dari Ubuntu sendiri.

Sebagai penutup … untuk memperlancar proses dalam beradaptasi di Linux, usahakanlah memilih distro Linux yang :

  • memiliki tampilan paling mirip dengan Windows sehingga mempermudah proses transisi Anda ke Linux
  • memiliki kelengkapan program sehingga Anda tidak direpotkan dalam menggunakannya
  • mampu menjalankan program exe tanpa harus membuat Anda menginstal WINE terlebih dahulu
  • memiliki tutorial atau buku panduan yang berbasiskan pada sistem grafis (point n’ click)
  • memiliki berbagai kemudahan dan kelengkapan fitur untuk pengguna pemula Linux
SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button

Mengapa Google, Facebook dan Amazon menggunakan Linux ?

December 8th, 2009 admin Posted in Linux, Promosi 3 Comments »

Google menggunakannya. Facebook menggunakannya. Amazon Web Services (AWS) menggunakannya.

Google sudah menginvestasikan banyak uang di infrastrukturnya yang berbasis Linux untuk menyediakan layanan populer seperti Gmail, GoogleDocs, GTalk, Google dan Google CalendarGoogle. Linux, MySQL dan tehnologi open source lainnya dipilih Google untuk memberikan layanan berbasis web terbaik dan tercepat.

Facebook menciptakan situs jejaring sosial paling populer dengan lebih 350 juta pengguna berbasiskan pada Linux dan tehnologi open source seperti PHP, memcached, MySQL dan lainnya.

Xen – virtualisasi berbasis Linux – menjadi pilihan Amazon untuk menjalankan bisnisnya yang perlu uptime 100%.

Jika Anda mengenal ketiga perusahaan ini dan bahkan mungkin saat ini sedang menggunakan layanannya, pernahkah Anda bertanya mengapa mereka memilih menggunakan Linux dan Open Source untuk membangun bisnisnya ?

Stabilitas ?
Biaya ?
Kebebasan ?

Ya …!

Dan ternyata diluar ketiga perusahaan tersebut, ada sangat banyak perusahaan-perusahaan besar lainnya yang menggunakan Linux. Anda bisa mengetahui secara lebih lengkap di buku “Open Source, Linux dan Peluang Bisnisnya di Indonesia”.

Bisakah Anda menemukan alasan lain mengapa perusahaan-perusahaan besar ini memilih Linux dan Open Source ? Silakan lakukan riset dan beritahukanlah apa yang Anda temukan disini.

SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button

Linux [tidak] perlu program Defrag

August 23rd, 2009 admin Posted in Linux No Comments »

Di Windows, program Defragment sangat diperlukan untuk mengatur penempatan isi hard disk agar tidak memperlambat kinerjanya. Bagaimana dengan di Linux ? Benarkah file sistem Linux bebas dari fragmentasi seperti yang dibahas disini ?

Read the rest of this entry »

SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button

UUID Fstab PCLinuxOS 2009

May 11th, 2009 admin Posted in Linux No Comments »

Sejak rilis 2009, PCLinuxOS (dan tentu saja juga PCLinux3D OS) menggunakan konsep UUID untuk mount media (hardisk). Nilai UUID ini dipergunakan fstab untuk menjadi pengganti penggunaan nama biasa (contoh: /dev/sda1, /dev/hda1, dll). Pengertian UUID sendiri adalah Universally Unique Identifier, yang memberi dampak positif adanya ID unik untuk setiap partisi / media. Dengan UUID,  meskipun terjadi perubahan posisi slot hardisk, sistem akan tetap dapat melakukan mounting terhadap media yang tepat.

Read the rest of this entry »

SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button

Apakah Internet akan Berkembang Pesat tanpa adanya Linux ?

October 28th, 2008 admin Posted in Linux, Promosi 2 Comments »

Tahukah Anda bahwa Internet mempunyai kaitan yang sangat erat dengan Linux … ?

Ada dua penyebab utama mengapa Internet memerlukan Linux :
1. Biaya Linux yang sangat ekonomis dan bahkan boleh dibilang gratis.
2. Kemampuan Linux untuk bertindak dalam “skala perusahaan” tanpa memerlukan komputer kelas perusahaan.

Read the rest of this entry »

SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button

Perbedaan serta Perbandingan antara Windows dan Linux

October 7th, 2008 admin Posted in Linux 35 Comments »

Ada banyak persamaan dan ada pula banyak perbedaan antara Linux dan Windows. Artikel ini membahas perbedaan antara Windows dan Linux, masing-masing tentunya memiliki nilai plus minus, silakan dibandingkan sendiri.

Read the rest of this entry »

SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button

Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux

October 2nd, 2008 admin Posted in Linux 34 Comments »

Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux

Jangan melupakan sejarah …!
Kalimat ini bukan hanya berlaku di dunia nyata, tetapi juga di dunia komputer, khususnya dunia sistem operasi.

Mempelajari sejarah memang menarik, bahkan sekalipun itu hanya sejarah sistem operasi / operating system (OS) suatu komputer. Paling tidak dengan mempelajari sejarah sistem operasi komputer, wawasan kita bertambah luas dan tidak hanya berkutat pada satu sistem operasi saja.

Artikel ini akan menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai Linux.

Read the rest of this entry »

SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button

Sejarah Pengembangan Linux

August 28th, 2008 admin Posted in Linux 5 Comments »

Apa itu Linux ?

Di awal tahun 90an, Linux Torvalds – seorang mahasiswa di University of Helsinki, Finlandia – bermaksud membuat kernel Unix untuk komputer personal / PC. Kernel (inti suatu sistem operasi) ini kemudian diberi nama Linux. Pada saat yang bersamaan, Richard Stallman dan rekan-rekannya di Free Software Foundation sedang menulis sekumpulan program bantu untuk Unix yang kemudian dikenal sebagai GNU Project. Kedua pihak ini kemudian bergabung sehingga terbentuklah GNU/Linux yang merupakan suatu sistem operasi lengkap dengan aplikasi dan program bantu didalamnya.

Read the rest of this entry »

SocialTwist Tell-a-Friend
AddThis Social Bookmark Button